Labels

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Tuesday, 18 October 2016

6 Program Priorita Kemdikbud 2016


Jakarta, Kemendikbud --- Merujuk pada Nawacita Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dan rencana kerja pemerintah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) rancang enam program prioritas pendidikan dan kebudayaan tahun 2016.

BISNIS KMV

“Program prioritas pertama yang menjadi perhatian adalah penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan,” hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/09/2015).

Penguatan pelaku pendidikan, kata Mendikbud, dengan melakukan pemberdayaan melalui peningkatan kompetensi, kinerja, dan apresiasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan. Selanjutnya pemberdayaan dilakukan dengan melakukan kemitraan dan penguatan peran orang tua, dan pelibatan masyarakat dalam aktivitas pendidikan dan kebudayaan.


BISNIS KMV

“Pelibatan publik ini sesuai dengan pesan pendiri bangsa kita adalah gotong royong. Pelibatan publik ini kita kerjakan sebagai ikhtiar gotong royong dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Ini sudah mulai dilakukan di beberapa aktivitas di Kemendikbud, dan alhamdullilah mendapatkan respon yang positif di masyarakat,” tutur Mendikbud

Program prioritas kedua adalah meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Pada program prioritas ini hal yang akan dilakukan sebagai wujud terhadap peningkatan akses adalah peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan tersedianya akses tersebut, kata Mendikbud, kualitas pendidikan pun harus ditingkatkan dengan penyempurnaan kurikulum dan sistem penilaian pendidikan. “Program yang sudah diluncurkan untuk mendukung anak-anak kita yang kurang mampu sebagai wujud meningkatkan akses pendidikan adalah pelaksanaan Program Indonesia Pintar. Ini juga menjadi fokus dalam program pendidikan tahun 2016,” jelas Mendikbud.

Program prioritas pendidikan dan kebudayaan ketiga adalah meningkatkan akses dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Program ini akan diwujudkan dengan penyediaan guru garis depan, peningkatan kompetensi, peningkatan kinerja, pemberian tunjangan atau insentif bagi guru non-PNS, dan peningkatan kualifikasi pendidikan.

Selanjutnya, pada program prioritas pendidikan dan kebudayaan keempat, Kemendikbud akan melakukan peningkatan dan penguatan pelestarian dan diplomasi budaya. Wujud menjalankan program prioritas tersebut, Mendikbud mengatakan, hal yang akan dilakukan adalah melakukan perlindungan dengan penetapan dan revitalisasi warisan budaya, pengembangan budaya dengan melakukan penelitian, pelatihan, pembangunan, dan modernisasi.

“Setelah hal tersebut dapat diwujudkan, program yang dapat dijalankan selanjutnya adalah pemanfaatan dengan melakukan promosi budaya baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar Mendikbud.

Program prioritas kelima, Mendikbud menuturkan, adalah peningkatan dan penguatan pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa melalui pengembangan kosakata, penyebarluasan Bahasa Indonesia di luar negeri. “Dukungan program prioritas tersebut adalah literasi sekolah dan pembentukan laboratorium Kebinekaan bahasa dalam rangka penumbuhan budi pekerti,” jelas Mendikbud.

“Program prioritas keenam dan menjadi sasaran utama Kemendikbud dalam melakukan gerakan pendidikan dan kebudayaan adalah penguatan tata kelola dan pelibatan publik,” pungkas Mendikbud. (Seno Hartono)

Dalam perjalanan menuju Curug Benowo kamu akan menemukan sebuah persimpangan di sebuah pintu air. Ke kiri menuju Curug Benowo sedangkan ke kanan menuju Curug Lawe. Track menuju ke Curug Lawe sebelas dua belas dengan Curug Benowo. Air di Curug Lawe ini tidak sederas di Curug Benowo tapi tidak kalah elegan. Apalagi di sekeliling air terjun utama ada air terjun-air terjun kecil yang melengkapi keindahannya. Kalau ingin mengunjungi dua air terjun sekaligus (Curug Lawe dan Benowo), ada jalan pintas yang dapat kamu ambil

Tulisan ini di kutip dari http://www.kemdikbud.go.id/

Tuesday, 6 October 2015

Download Cara Penerbitan Sertifikat NPSN RA / Madrasah 2015/2016

NPSN merupakan Nomor Pokok Seolah Nasional. Setiap pendidikan formal wajib memiliki NPSN. Pada akhir-akhir ini pemerintah khususnya di bidang pendidikan akan mengeluarkan sertifikat untuk RA/Madrasah, hal ini perlu anda ketahui. Untuk itu supaya anda lebih jelas anda bisa mendownload cara penerbitan sertifikat NPSN melalui aplikasi verval satuan pendidikan. Untuk mendownload silahkan klik link download di bawah ini.

DOWNLOAD

 Download juga :
1. Download  Aplikasi Dekstop Emis RA Terbaru 2015
2. Download Kompetensi Inti Al-quran Hadis Kelas 1

Tuesday, 3 February 2015

Sepuluh Kompetensi Profesional Guru





Guru merupakan seorang yang dianggap tahu dan bisa, maka dari itu seorang guru pun seharusnya sudah mengetahui kompetensi profesional, karena dengan mengetahui kompetensi professional tersebut diharapkan seorang guru akan lebih mudah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Berikut ini akan saya sajikan. Sepuluh kompetensi professional guru sebagaimana yang dirumuskan oleh proyek pengembangan pendidikan guru  (P 3 G) yaitu sebagai berikut
1.      Menguasai bahan / materi pelajaran
Tidak dipungkiri lagi bahwa ketika menjadi seorang guru harus mampu menguasai bahan /materi pelajaran, hal ini disebabkan agar ketika proses belajar-mengajar seorang guru mampu memberikan materi sesuai tujuan yang telah ditetapkan di dalam kurikulum.
2.      Mengelola program belajar mengajar
Dalam mengelola program belajar mengajar langkah yang pertama dilakukan seorang guru harus merumuskan tujuan pembelajaran dan indikator, kemudian seorang guru melakukan desain pembelajaran sebelum melaksanakan prosesbelajar mengaja, setelah mendesain barulah seorang guru melaksanakan program belajar mengajar yang telah dirumuskan dan didesain. Dan perlu diingat bahwa seorang guru juga harus mengenal kemampuan dari masing-masing perserta didik.
3.      Mengelola kelas.
Ketika seorang guru melaksanakan pembelajaran, tentulah seorang guru harus berusaha mencipatkan kondisi kelas yang kondusif supaya proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.
4.      Menggunakan media / sumber belajar
Media atau sumber belajar yang dapat seorang guru gunakan untuk proses belajar mengajar  yakni media atau sumberbelaja yang masih ada hubungannya denganmateri yang akan diajarkan.
5.      Mengenal landasan – landasan kependidikan
Mengenal landasan-landasan kependidikan menjadi penting bagi seorang guru karena dengan mengenal landasan-landasan kependidikan tersebut seorang guru dapat memiliki keyakinan yang mendorong cara berfikirdan bertindak sedukatif di setiapsituasi dalam usaha mengelola interaksi belajar mengajar.
6.      Mengelola interaksi belajar mengajar
Agar mampu mengelola interaksi belajar mengajar antara lain seorang guru harus menguasai bahan, mampu mendesain program belajar mengajar, mampu menciptakan kondisi kelas yang kondusif, terampil dalam memilih media dan memilih sumber, serta memahami landasan-landasan kependidikan.
7.      Menilai prestasi peserta didik
Menilai prestasi peserta didik sama saja dengan membuat evaluasi. Dengan adanya evaluasi pembelajaran diharapkan seorang guru dapat mengetahui prestasi peserta didik dalam kelas.
8.      Mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan
Seorang guru yang profesionaljuga dituntut mempunyai kemampuan untuk mengenal fungsi dan program pelayanan dan penyuluhan disekolah, juga mampu menyelenggarakan program layanan bimbingan di sekolah.
9.      Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah
Mengenal dan menyelenggarakan administrasi harus diketahui dan dilaksanakan oleh seorang guru. Pada dasarnya dalam kegiatan administrasi sekolah ada dua kegiatan yakni kegiatan catat-mkencatan dan kegiatan lapor / pelaporan.
10.  Memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil penelitian kependidikan guna keperluan pembelajaran
Dengan memahami dan dapat menafsirkan hasil-hasil penelitian pendidikan diharapkan seorang guru akan memperoleh masukan, sehingga bisa diterapkan untuk proses belajar mengajar.

Nah demikian telah kami jelaskan tentang sepuluh kompetensi professional guru, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membaca artikel ini. Amin

Friday, 12 December 2014

Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Proses Belajar Mengajar

Proses belajar mengajar merupakan interaksi antara pendidik ( guru ) dengan peserta didik ( siswa ). Hal ini berarti dalam proses belajar mengar sebenarnya mempunyai tujuan yang ingin di capai, sementara jika pembelajaran dapat dicapai sesuai yang kita inginkan dan jika pembelajaran pun berhasil maka kita pun akan merasa puas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehingga proses belajar mengajar di jalankan dapat berjalan lancar dan keberhasilan pun dapat kita raih.

Langsung saja artikel ini akan menjelaskan tiga faktor yang menentukan kualitas pembelajaran yaitu diantaranya :

1. Guru

Guru merupakan orang yang sangat berperan dalam keberhasilan proses belajar mengajar, karna seorang guru lah yang dapat memenejemen pembelajaran di dalam kelas artinya bahwa seorang guru dituntut harus seprofesional munggkin sehingga jika seorang guru sudah menjadi guru yang profesional besar sedikit kemungkinan pembelajaran akan gagal.

Seorang guru yang profesiaoan yaitu seorang guru mempunyai kemampuan di bidang kognitif ( intelektual ) seperti penguasaan bahan mengajar, menilai hasil belajar siswa dan lain-lain. Selain itu seorang guru juga harus menguasai subyek materi yang dibebankannya dan menguasai metodologi pengajaran.

2. Karakteristik Kelas

Karakteristik kelas menjadi penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar , karena dalam karakteristik kelas terdapat beberapa variabel yang saling berhubuangan diantaranya
  • Besarnya kelas berarti banyak sedikitnya jumlah siswa yang belajar. Jika dalam suatu kelas mempunyai siswa yang banyak maka prsoses pengajarpun akan menjadi kurang efektif dan sebaliknya jika siswa sedikit besar kemungkinan proses belajar akan semakin mendekati sempurna alias berhasil.
  • Suasana Belajar. Dalam suasana belajar tidak menciptakan suasana belajar yang kaku, terlalu disiplin yang hanya bertumpu pada guru. Kondisi yang baik yaitu kondisi kelas yang demokrasi sehingga pembelajaran tidak hanya berpacu pada guru siswa pun dapat merasa bebas berdialog baik dengan guru maupun dengan teman-temannya, sehingga proses belajar menjadi optimal.
  • Fasilitas dan sumber belajar yang tersedia. Kondisi kelas yang baik yang dapat dijadikan laboratoriun oleh para siswa artinya didalam kelas harus disediakan buku pelajaran, alat peraga, poster - poster yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan sehingga di dalam kelas guru bukan satu-satu sumber belajar.
3. Karakteristik sekolah.  

Disamping guru dan karakteristi kelas ternyata Karakteristik sekolah juga mempengaruhi keberhasilan proses belajar mengajar. Artinya proses belajar mengajar dapat berhasil jika dalam sekolahan tersebut terdapat perpustakaan untuk belajar anak, kondisi sekolah yang memberikan lingkungan yang nyaman khususnya dalam kepuasan belajar anak, kedisiplinan dalam lingkungan sekolah, dan kondisi sekolah yang bersih dan teratur.

Nah itulah beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses belajar, semoga sedikit tulisan dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.